untuk pembaca setia

cerita ita@duniamaya adalah salah satu wujud rasa cinta ita terhadap dunia pendidikan, dalam tulisan ini tidak membahas hal-hal yang berbau politik dan SARA, tulisan ini hanya tempat bagi penulis untuk berbagi semata, besar harapan penulis semoga tulisan ini bermanfaat khususnya bagi yang orang-orang yang mau belajar dan terus memperbaiki diri

Minggu, 07 Oktober 2012

Penyuntikan Ikan Patin

PENYUNTIKAN INDUK PATIN
oleh : Ita Apriani


Patin siam bukan ikan asli Indonesia. Kebanyakan ikan-ikan pendatang itu sulit memijah secara alami, karena adanya perbedaan kondisi lingkungan budidaya dengan habitatnya. Cara terbaik hanya dengan pemijahan buatan, yaitu dengan menyuntikan hormon perangsang, kemudian telurnya dikeluarkan dengan memijit perutnya.

Ada banyak hormon yang dapat digunakan, diantaranya ovaprim. Tetapi di beberapa daerah bahan itu sulit diperoleh, karena jarang orang yang menjualnya. Untuk memperolehnya harus menghubungi balai-balai penelitian atau bisa juga menghubungi penjualnya. Pada halaman webblog tercantum nomor handphone penjual ovaprim, anda tinggal menghubunginya.

Sebagai penggantinya dapat digunakan larutan kelenjar hipofisa ikan mas, karena ikan itu mudah diperoleh. Namun bahan ini harus dibuat terlebih dahulu. Penyuntikan dengan larutan kelenjar hipofisa dilakukan sebanyak 2 dosis, atau satu kilo induk betina memerlukan 2 kilo ikan mas. Sedangkan penyuntikan dengan ovaprim dilakukan sebanyak 0,6 ml ovaprim.

Penyuntikan dengan kelenjar hipofisa dan ovaprim dilakukan sebanyak dua kali, yaitu 1/3 bagian pada penyuntikan pertama dan sisanya pada penyuntikan kedua. Selang waktu antara penyuntikan pertama dan kedua selama 12 jam. Dan pengurutan telur atau steeping dilakukan 10 – 12 jam setelah penyuntikan kedua.

Penyuntikan dengan larutan kelenjar hipofisa

Penyuntikan dengan kelenjar hypopisa dilakukan dalam berbagai tahapan kegiatan, yaitu :

-          Timbang induk betina yang akan dipijahkan

-          Timbang ikan donor sesuai dengan dosis. Sebagai contoh, jika berat induk betina 5 kg (2 ekor), dengan dosis penyuntikan 2 dosis, maka ikan donor yang harus disiapkan adalah sebanyak 10 kg.

-          Potong ikan donor secara vertikal pada bagian belakang tutup insang.

-          Letakan potongan kepala ikan donor dengan posisi mulut keatas, lalu potong lagi secara vertikal di atas mata di bawah hidung. Otak akan terlihat diselimuti lendir atau lemak.

-          Angkat otak ikan dan buang lendirnya dengan kapas atau tisue. Setelah bersih akan tampak butiran putih seperti beras dalam lekukan tulang, itulah kelenjar hypopisa.

-          Ambil kelenjar hypopisa dengan pinset, lalu letaka pada alu penggerus. Lakukan berulang-ulang hingga kelenjar hypopisa dari setiap ikan donor habis. Setelah itu, hancurkan hypopisa dalam gelas penggerus sampai halus.

-          Masukan 1 - 1,5 ml aquabides ke dalam gelas penggerus dan aduk hingga merata. Agar lebih larut, putar dengan sentrifugal atau pemusing.

-          Sedot larutan hypopisa dengan alat suntik bervolume 2 ml.

-          Suntikan larutan hypopisa pada punggung induk betina atau pada bagian daging yang paling tebal sedalam 2 cm dengan kemiringan jarum 45 derajat.

-          Masukan induk yang sudah disuntik ke dalam bak dan biarkan selama 10-12 jam.

 

Penyuntikan dengan ovaprim dapat dilakukan sebagai berikut :

-          Timbang induk betina yang akan dipijahkannya.

-          Ambil atau sedot ovaprim dengan alat 1 ml sesuai dosis. Misalkan berat total induk betina 5 kg, sedangkan dosisnya 0.6 ml/kg induk, maka ovaprim yang diambil sebanyak 5 x 0,6 = 3 ml. Catatan : Agar ovaprim yang akan disuntikan seluruhnya masuk kedalam tubuh ikan yang akan dipijahkan dan pembagiannya merata sesuai beratnya, maka sebelum ovaprim disuntikan sebaiknya terlebih dahulu dicampur dengan aquabides Jika jumlah induk yang akan dipijahkan sebanyak 5 ekor dengan berat rata-rata 0,8 kg, sedangkan ovaprim yang akan disuntikan sebanyak 3 ml. Maka untuk mengencerkannya ditambah aquabides sebanyak 1 ml, sehingga jumlah cairan ovaprim menjadi 4 ml dan masing - masing induk patin disuntik dengan 0,5 ml ovaprim yang telah dicairkan.

-          Suntikan ovaprim pada bagian punggung atau bagian daging yang paling dengan kemiringan 45 derajat.

-          Masukan induk yang sudah disuntik ke dalam bak lain dan biarkan selama 8 - 12 jam.

Tidak ada komentar: